LOKBIN PASAR PERMAI KOJA DIISUKAN JADI SEKOLAH, PEDAGANG MENDADAK DIMINTA PINDAH KE LANTAI 3

BangBeksnews.com JAKARTA UTARA — Kabar mengenai rencana pembangunan sekolah di area Lokasi Binaan (Lokbin) UMKM Pasar Permai, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, menjadi sorotan sejumlah pedagang.Informasi tersebut berkembang di tengah rencana pemindahan para pedagang dari lokasi yang saat ini mereka tempati ke gedung pasar di sebelahnya, tepatnya di lantai tiga.Sejumlah pedagang mengaku keberatan dengan proses pemindahan tersebut. Bukan karena menolak apabila nantinya lokasi tersebut benar-benar digunakan untuk pembangunan sekolah, melainkan karena mereka merasa belum mendapatkan sosialisasi maupun pembicaraan secara langsung terkait rencana pemindahan.

Pedagang Mengaku Hanya Mendengar KabarSaat melakukan penelusuran ke Pasar Permai pada 11 Agustus 2026, awak media BangBeksNews.com menemui salah seorang pedagang yang sedang menjalankan aktivitasnya di kios.Pedagang tersebut mengatakan, informasi mengenai rencana Lokbin UMKM akan dijadikan sekolah memang telah beredar di antara para pedagang. Namun, dirinya mengaku belum mengetahui secara pasti kebenaran maupun kepastian rencana tersebut.«“Informasi yang beredar memang akan dijadikan sekolahan. Untuk kepastiannya saya sendiri tidak tahu. Informasi yang saya dapat katanya pasar ini memang benar akan dijadikan sekolahan.

Itu menurut cerita-cerita yang beredar dari pedagang yang bersebelahan dengan saya. Sementara saya sendiri tidak tahu kebenarannya. Namun isu yang beredar seperti itu,” ujar pedagang tersebut kepada BangBeksNews.com.»Menurutnya, apabila memang benar terdapat rencana pembangunan sekolah di lokasi tersebut, para pedagang seharusnya terlebih dahulu diberikan penjelasan dan diajak berdiskusi.«“Kalau benar mau dibangun sekolahan, para pedagang pasar seharusnya diajak berunding. Jangan kita tahunya disuruh pindah ke lokasi gedung sebelah, di lantai tiga, di bulan Agustus ini,” ungkapnya.»

Pedagang Persoalkan Pemindahan MendadakPedagang tersebut juga mengungkapkan bahwa tidak adanya pembicaraan sebelumnya menjadi salah satu persoalan yang dirasakan oleh para pedagang.Ia mengaku terkejut karena para pedagang tiba-tiba diminta pindah ke gedung pasar sebelah dan menempati lantai tiga.«“Tidak ada pembicaraan atau rembuk dengan para pedagang. Tiba-tiba kita semua harus pindah, terus pindahnya ke atas di lantai tiga. Di bawah saja kita sepi pengunjung, nah ini tiba-tiba pindah ke gedung pasar yang sebelah dan ditempatkan di atas lantai tiga,” katanya.»Menurutnya, lokasi baru tersebut juga dikhawatirkan akan memengaruhi aktivitas perdagangan karena posisi kios berada di lantai tiga.

Selain persoalan lokasi, pedagang juga mengaku keberatan apabila waktu pemindahan diberikan secara singkat. Pasalnya, para pedagang memiliki barang dagangan dan perlengkapan usaha yang tidak sedikit.«“Kita semua kaget. Bukan cuma itu, kalau dadakan seperti ini saya merasa keberatan. Sementara barang-barang saya banyak. Kalau dikasih waktu secepat itu saya keberatan,” ujarnya.»Ia menegaskan, keberatan yang disampaikan bukan semata-mata karena adanya isu pembangunan sekolah.

Para pedagang lebih mempertanyakan proses pemindahan yang dinilai mendadak serta belum didahului sosialisasi yang jelas.Pengelola Benarkan Pedagang Akan DipindahkanSementara itu, pihak pengelola Pasar Permai membenarkan adanya pemindahan pedagang dari area Lokbin UMKM ke gedung pasar di sebelahnya.Saat ditemui awak media BangBeksNews.com di Pasar Permai pada 11 Agustus 2026, Andreas menjelaskan bahwa para pedagang akan dipindahkan ke lantai tiga gedung sebelah.«“Mereka para pedagang pasar akan dipindah ke lokasi pasar yang berada di gedung sebelah, tepatnya di lantai tiga. Karena Lokbin UMKM yang saat ini mereka tempati akan dibangun sekolahan,” ujar Andreas.»Namun, ketika ditanya lebih jauh mengenai kepastian pembangunan sekolah tersebut, Andreas belum dapat memberikan penjelasan secara rinci.

Ia menyampaikan bahwa mengenai keputusan pembangunan sekolah, pihaknya meminta agar masyarakat menunggu keputusan dari instansi yang berwenang.«“Tunggu saja keputusan dari Dispendik. Saya tidak bisa memberikan penjelasan mengenai hal ini,” ujar Andreas kepada awak media BangBeksNews.com.»Kepastian Pembangunan Sekolah Masih Menjadi Tanda TanyaDari penelusuran BangBeksNews.com, adanya rencana pemindahan pedagang dari Lokbin UMKM ke lantai tiga gedung pasar sebelah telah dibenarkan oleh pihak pengelola.Namun, mengenai kepastian pembangunan sekolah di lokasi Lokbin UMKM, informasi yang diperoleh awak media masih belum sepenuhnya jelas dan masih menunggu keputusan dari pihak yang memiliki kewenangan.Di sisi lain, para pedagang berharap apabila memang terdapat perubahan fungsi lokasi, mereka terlebih dahulu mendapatkan sosialisasi dan penjelasan secara terbuka.Bagi para pedagang, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut tempat berjualan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keberlangsungan usaha dan mata pencaharian mereka.Hingga berita ini diturunkan, BangBeksNews.com belum memperoleh keterangan resmi dari instansi yang disebut memiliki kewenangan dalam menentukan pembangunan sekolah tersebut.

Karena itu, informasi mengenai rencana pembangunan sekolah di area Lokbin UMKM Pasar Permai masih perlu menunggu kepastian dan penjelasan resmi dari pihak terkait.BangBeksNews.com akan terus mengikuti perkembangan persoalan tersebut dan menyajikan informasi berdasarkan keterangan serta fakta yang diperoleh di lapangan.BangBeksNews.com — Cepat, Tajam, Berimbang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *