Pedagang Pasar Sunter Menunggu Jawaban Pemprov DKI Terkait Penolakan Revitalisasi

Bangbeksnews.com, JAKARTA UTARA — 18/09/2026.Para pedagang Pasar Sunter, Jakarta Utara, masih menunggu jawaban Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait permohonan mereka agar pemerintah dapat menjembatani persoalan antara pedagang dan pihak pengelola pasar terkait rencana revitalisasi.
Perwakilan pedagang, Haji Umar, meminta pihak pengelola pasar untuk berlaku adil dengan membuka ruang komunikasi serta bersedia mendengar keluhan dan aspirasi para pedagang.
Menurut Umar, para pedagang masih menaruh harapan pada Pemprov DKI Jakarta untuk menjadi pihak yang dapat memediasi persoalan tersebut. Ia menyebut sebelumnya terdapat penyampaian mengenai waktu 14 hari kerja untuk memberikan respons atas permohonan para pedagang.
“Kita semua menunggu apa yang telah dijanjikan oleh pihak pemerintah atas surat permohonan kami untuk bisa menjembatani permasalahan kami kepada pengelola pasar. Katanya 14 hari kerja, dan ini sudah jatuh pada waktu yang dijanjikan. Katanya mau menjadi penengah dalam masalah kami ini, nyatanya belum juga ada jawaban,” tutur H. Umar kepada media BangBeksNews.
Hal senada disampaikan Randi, yang juga merupakan perwakilan pedagang. Ia mengatakan hingga batas waktu yang mereka tunggu, belum ada pihak dari Pemprov DKI Jakarta yang datang menemui para pedagang untuk membahas persoalan tersebut.
“Ini sudah 14 hari dari waktu yang dijanjikan oleh Pemprov DKI Jakarta. Kami menunggu sampai sore ini, mereka tidak ada yang datang menemui kami untuk menjadi jembatan tentang masalah yang sedang kami hadapi terkait penolakan revitalisasi yang diberikan oleh pihak PD Pasar Jaya terhadap para pedagang,” ujar Randi.
Randi mengatakan, apabila hingga Senin belum ada jawaban atau pertemuan dari Pemprov DKI Jakarta, para pedagang berencana kembali mendatangi pihak pemerintah untuk menyampaikan aspirasi mereka.
“Kalau kami tunggu sampai Senin tidak juga ada jawaban, maka kami akan datang kembali untuk meminta agar pihak Pemprov DKI mau mendengar aspirasi kami semua,” ucapnya.
Para pedagang berharap persoalan revitalisasi Pasar Sunter dapat dibahas melalui komunikasi dan dialog terbuka, sehingga aspirasi pedagang maupun rencana pengelolaan pasar dapat memperoleh kejelasan.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan dari pihak Pemprov DKI Jakarta maupun pengelola pasar mengenai tindak lanjut permohonan para pedagang tersebut.[Red]



