Pembangunan SD-SMP di KOJA Akan di mulai Oktober 2026, Pedagang Lokbin di persiapkan Pindah ke lantai 2 Pasar Permai

Bang beks ews.com,JAKARTA UTARA —17/09/2026. Rencana pembangunan unit sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah Kelurahan Koja, Jakarta Utara, mulai memasuki tahap sosialisasi kepada para pedagang yang terdampak penataan lokasi.

Sosialisasi tersebut membahas rencana pemindahan pedagang Lokasi Binaan (Lokbin) UMKM yang selama ini menempati kawasan Klaster Blok C Pasar Permai. Para pedagang direncanakan menempati lokasi baru di lantai 2 gedung pasar.

Kegiatan dihadiri sudin UMKM Jakarta Utara Vicky, Kasudin Pendidikan E. Sianturi, S.T., M.T., Lurah Koja Vera, Dewan Kota Koja Iwan, serta Kasatpel Pasar Lokbin Permai Andreas.

Rencana pembangunan sekolah tersebut dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Oktober 2026. Karena pembangunan akan berdampak terhadap lokasi usaha pedagang, pemerintah memberikan penjelasan mengenai rencana penataan dan pemindahan tempat berdagang.

Sejumlah pedagang meminta agar proses pemindahan tidak dilakukan secara terburu-buru. Mereka berharap lokasi baru di lantai 2 terlebih dahulu ditata dan dilengkapi fasilitas yang diperlukan sebelum seluruh pedagang dipindahkan.

“Saya berharap jangan juga harus terburu-buru agar kami bisa mempersiapkan segala sesuatu. Kami juga berharap tempat yang baru nanti bisa terealisasi sesuai harapan kami semua. Jangan sampai kami pindah sementara tempat masih banyak yang berantakan,” ujar salah seorang pedagang.

Sementara itu, Kasudin Pendidikan Jakarta Utara E. Sianturi menjelaskan, rencana pembangunan sekolah negeri di wilayah Kelurahan Koja telah diusulkan masyarakat sejak sekitar tiga tahun lalu. Namun, proses realisasi membutuhkan kajian mengenai lokasi, sistem, serta mekanisme pembangunan.

“Permohonan terkait sekolah negeri di wilayah Kelurahan Koja sebenarnya sudah ada sejak tiga tahun yang lalu, namun baru bisa direalisasikan pada tahun ini mengingat pemerintah perlu mengkaji ulang terkait masalah tempat, sistem, dan mekanisme yang perlu diperhatikan,” ujar Sianturi.

Di sisi lain, sudin UMKM Jakarta Utara Vicky mengatakan, pertemuan dengan para pedagang Pasar Permai Lokbin UMKM bertujuan memberikan penjelasan mengenai rencana pemindahan pedagang dari Klaster C ke lokasi Blok B yang berada di lantai 2.

Menurut Vicky, mekanisme pemindahan akan disiapkan dan ditata agar kebutuhan pedagang dapat diperhatikan, termasuk kondisi tempat dan fasilitas di lokasi baru.

“Terkait pemindahan para pedagang Lokbin UMKM di Klaster C, nanti mekanismenya akan segera diatur sebaik mungkin. Permohonan para pedagang terkait pemindahan lokasi usaha akan segera kami benahi, termasuk tempat dan fasilitas yang ada di atas,” ujar Vicky.

Dewan Kota Koja Iwan dalam kesempatan tersebut meminta jajaran Sudin UMKM dan Kasatpel UMKM Lokbin Pasar Permai agar membuka ruang terhadap masukan para pedagang.

Menurutnya, proses penataan dan pemindahan perlu memperhatikan kondisi serta kebutuhan pedagang agar lokasi baru tidak justru menimbulkan kesulitan dalam menjalankan aktivitas usaha, khususnya berkaitan dengan fasilitas dan pelayanan di setiap kios.

Sosialisasi berlangsung dalam suasana kondusif. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah antara jajaran pemerintah, pengelola lokasi, Dewan Kota, dan para pedagang.

Rencana pembangunan sekolah tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas pendidikan di wilayah Kelurahan Koja, sementara proses relokasi pedagang diharapkan tetap dilakukan secara tertib dengan mempertimbangkan kesiapan lokasi dan keberlangsungan usaha para pedagang.[Red]

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *